Mahasiswa USI: Wadah Kreatif Harus Terus Menerus

Siantar, Tuntutan agar Pemerintah Kota (Pemko) Siantar segera menyediakan wadah kreatifitas kaum pemuda, berkumandang  saat  aksi damai yang dilakukan sejumlah mahasiswa/i Universitas Simalungun (USI) dalam memperingati Hari Pendidikan Nasioanal (Hardiknas).

Mahasiswa yang mengenakan almamater kuning ini, juga mengharapkan Pemko Siantar tidak hanya menyediakan wadah kreatifitas pada saat perayaan event tertentu, melainkan secara terus menerus dan berkesinambungan.

Hal ini disampaikan langsung oleh salah satu orator, Basri Fransisco, saat ditemui hetanews.com, Rabu (2/5/2018).

Menurutnya, sebaiknya Pemko Siantar segera membenahi fasilitas penunjang pendidikan, seperti perpustakaan dan memperhatikan kaum pelajar yang membutuhkan tempat untuk meluangkan kreatifitas.

Ditanya, apakah gagasan terkait tuntutan agar disediakannya fasilitas berkreasi muncul setelah adanya tajuk semarak budaya dan kreatifitas anak muda di HUT Kota Siantar, pada pekan lalu?

Basri menjawab, tentunya panggung kreatif yang ditujukan untuk wadah berkreasi patut terus disemarakkan, bukan hanya pada saat perayaan atau peringatan hari tertentu.

“Maunya seperti itu ya bang, bukan hanya saat-saat tertentu saja. Melainkan segera bentuk wadah kreatif secara permanen di Siantar. Disediakan fasilitas panggung buat penampilan, perpustakaannya juga diperhatikan,” ujarnya.

Dalam orasi itu, disampaikan pula sejumlah tuntutan, di antaranya agar pemerintah menghapuskan komersialisasi pendidikan serta menciptakan pendidikan murah dan menuntut agar Siantar segera dijadikan kota pendidikan.