Universitas Simalungun
 
 
 

Sejarah Universitas Simalungun

Lahirnya gagasan untuk membentuk suatu wadah yang berkecimpung dalam dunia pendidikan di awali dengan seminar budaya Simalungun yaitu tentang konsep orang (Halak Simalungun), adalah orang atau kelompok yang memiliki ahap Simalungun dan bersamaan dengan hal tersebut sekitar tahun 1960-an lahirlah gagasan pendirian Universitas Simalungun. Lahirnya gagasan untuk mendirikan Universitas Simalungun dipelopori oleh Radjamin Purba, SH sebagai Bupati Simalungun dan Djariaman Damanik SH. Gagasan pendirian Unversitas Simalungun bermula dari keprihatinan tokoh-tokoh cendikiawan Simalungun tentang bagaimana sulitnya putra putri Simalungun memperoleh pendidikan tinggi karena keadaan ekonomi yang kurang menguntungkan.

Awal gagasan perlunya didirikan salah satu perguruan tinggi di Siantar - Simalungun ketika Djariaman Damanik bertemu dengan Iwa Kusuma Sumantri sebagai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan saat itu dan menyatakan bahwa untuk mengejar ketertinggalan masyarakat Siantar - Simalungun dalam penguasaan ilmu pengetahuan penting adanya political will masyarakat untuk mendukung pembangunan sumber daya manusia melalui pendidikan. Untuk itu Prof. Iwa Sumantri menyatakan: “Dirikanlah lebih dahulu suatu perguruan tinggi (Universitas) di daerah anda, dimana para kader masyarakat/bangsa akan memperoleh kesempatan untuk meningkatkan ilmu pengetahuan dan keterampilannya sesuai dengan kemampuanya”. 

Djariaman Damanik menerima saran dan gagasan pendirian Universitas di Siantar - Simalungun sebab beliau menyadari bahwa dalam hal sumber daya insani masyarakat Simalungun pada umumnya sangat ketinggalan dibandingkan dengan suku-suku lain di Sumatera Timur. Pada saat pertemuan perdana dengan Bupati Simalungun (Radjamin Purba, SH,) untuk membahas dan membicarakan secara mendalam perihal pendirian Universitas di Siantar dengan tujuan meningkatkan derajat atau kualitas sumber daya insani di kalangan warga Simalungun khususnya, dan masyarakat secara keseluruhan. Pada langkah berikutnya untuk merealisasikan berdirinya Universitas Simalungun segera disusun anggaran dasar dan anggaran rumah tangga yayasan yang diberi nama : Yayasan Universitas Simalungun berkedudukan di Pematangsiantar, dengan para pendirinya dimohon kesediaan agar anggota muspida plus, ketua DPRD dari kedua daerah tingkat II (Kotamadya Pematangsiantar dan Kabupaten Simalungun) di tambah dengan Ketua Pengadilan Negeri Pematangsiantar, Komandan Korem, dan beberapa tokoh politik dan tokoh masyarakat serta birokrasi.

Oleh sebab itu pendiri Yayasan Universitas Simalungun tahun 1963 pada awalnya adalah dari kalangan pemerintahan, tokoh politik, tokoh masyarakat dan unsur muspida plus kedua daerah (Kabupaten Simalungun dan Kota Pematangsiantar). Setelah pembentukan yayasan dirampungkan langkah berikutnya adalah mengajukan permohonan kepada pemerintah pusat c.q Departemen Pendidikan Tinggi Dan Ilmu Pengetahuan (Depertip) di Jakarta agar memperoleh izin prinsip menyelenggarakan pendidikan tinggi yang dimulai dengan membuka Fakultas Hukum dan Pengetahuan Masyarakat, Fakultas Ekonomi, di jalan Merdeka. Menteri Depertip Prof. Mr. Iwa Kusumasumantri berkunjung kedaerah Simalungun pada kesempatan itu, dibicarakanlah secara bersama-sama dengan Pemerintah Kabupaten Simalungun dan Kota Pematangsiantar tentang ihwal mendirikan Universitas Simalungun. Pada saat itu Menteri menyambut baik gagasan tersebut dan berjanji akan memberikan kemudahan dan membantu.

Ide mendirikan USI tumbuh dan berkembang dengan latar belakang :

  1. Gerakan perjuangan menuntut otonomi Sumatera Timur tahun 1959
  2. Otonomi daerah tingkat I, tingkat II sampai kedaerah paling rendah (Desa) Menuntut penyediaan sumber daya insani (SDI) yang kompeten atau mampu ditinjau dari segi pendidikan, keterampilan, semangat  kekeluargaan, kebersamaan di samping sumber daya alam yang memadai
  3. Ide dan gagasan mendirikan USI dari awalnya menjadi komitmen dan konsern seluruh masyarakat dari kedua daerah tingkat II (Kota Madya Siantar dan Kabupaten Simalungun) maka para pendirinyapun terdiri dari tokoh-tokoh pemerintahaan, unsur muspida plus kedua daerah disamping beberapa tokoh masyarakat dan tokoh politik. Oleh sebab itu USI bukan milik pribadi atau       perseorangan /keluarga.
  4. Sebagai milik masyarakat USI pertama-tama menjadi tanggung jawab kedua Pemerintahan Tingkat II, sekaligus menjadi komitmen masyarakat di kedua daerah tersebut khususnya masyarakat Siantar -Simalungun.

Radjamin Purba, SH sangat peduli atas pembangunan Siantar - Simalungun sepanjang masa, dan masyarakat dapat mengikuti perkembangan zaman. Peningkatan kualitas sumber daya manusia adalah jawaban rasional untuk mengejar ketertinggalan masyarakata Siantar – Simalungun melalui pembangunan pendidikan di Siantar - Simalungun. Sebagai wujud nyata dari pemikiran tersebut pada masa pemerintahan Radjamin Purba, SH di Kabupaten Simalungun dibangunlah berbagai sarana prasarana pendidikan mulai dari TK,SD, SLTP, SLTA dan Universitas. Komitmen yang demikian diwujudkan dengan pernyataan sangat pentingnya pembangunan pendidikan “ Hanya dengan pendidikan nasib suatu bangsa dapat diperbaiki”.
Dalam mengoptimalkan pembangunan pendidikan di daerah Kabupaten Simalungun, Bupati menetapkan pendidikan menjadi prioritas pembangunan utama. Beliau mengalokasikan anggaran sebesar 25-30% untuk anggaran pendidikan. Selain sekolah negeri didirikan di Simalungun, maka berdiri Yayasan perguruan swasta yang diselenggarakan oleh masyarakat. Keseluruhan kegiatan ini dilaksanakan agar kualitas sumber daya manusia insani masyarakat Siantar – Simalungun tidak ketinggalan dari SDM daerah lain di Indonesia.
Pada dekade tahun 60-an minat masyarakat Siantar - Simalungun untuk belajar di perguruan tinggi sangat menonjol. Para lulusan sekolah menengah atas negeri dan swasta juga meningkat setiap tahunnya. Namun untuk memasuki perguruan tinggi negeri atau swasta di Medan dan di Pulau Jawa bukanlah sesuatu hal yang mudah bagi masyarakat karena berbagai kendala seperti : keterbatasan keuangan, faktor sosial dan  psikologis dari keluarga. Untuk itu Radjamin Purba, SH mencari solusi melalui musyawarah dengan tokoh-tokoh masyarakat Siantar - Simalungun di gedung DPRGR tingkat II Simalungun pada tanggal 18 September 1965. Musyawarah dihadiri oleh Panca Tunggal Kabupaten Simalungun, Kotamadya Pematangsiantar, para ketua partai politik, pimpinan perkebunan negeri dan swasta pengusaha Nasional, pemuka masyarakat, cendikiawan, para kepala sekolah lanjutan negeri dan swasta. 
Peserta musyawarah sepakat dan mufakat untuk mengambil keputusan dengan melahirkan piagam pernyataan yang berisi:
1. Dengan rasa penuh tanggung jawab terhadap bangsa dan negara serta penyelesaian revolusi Indonesia, berketetapan hati serta seiya sekata mendirikan satu Universitas Simalungun disingkat USI.
2. Untuk merealisasi kebulatan tekad terhadap pendirian USI itu, maka berdasarkan musyawarah dibentuk satu badan yang bernama Yayasan Universitas Simalungun.

Teks Prasasti Autentik

Teks Prasasti Autentik
Di dorong pengalaman pahit getirnya masyarakat dalam memperoleh pendidikan tinggi dan oleh karena rasa bertanggung jawab dalam mempersiapkan dan meningkatkan SDM masyarakat Siantar Simalungun maka kami persembahkan Universitas Simalungun menjadi Almamatermu.
Teruskan cita-cita dan perjuangan kami.

Simalungun, 18 September 1965
Radjamin Poerba,SH
Nrp 13628
Bupati KDH Simalungun
(Salah Satu Pendiri)

Pada perkembangan selanjutnya Radjamin Purba, SH sebagai salah satu pendiri USI secara langsung dipilih sebagai Ketua Yayasan USI dan sekaligus sebagai Rektor. 
Untuk pertama sekali Gedung yang digunakan oleh Universitas Simalungun adalah bekas Sekolah Cina, Chung Hua yang terletak di Jalan Merdeka no.232 Pematangsiantar. Perkuliahaan perdana dimulai tahun 1967 dengan dua Fakultas yaitu, Fakultas Ekonomi dan Fakultas Pertanian. Pada tahun 1968 didirkanlah Fakultas Hukum dan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Fakultas Teknik didirikan 1976 dan Program Pasca Sarjana tingkat Magister atau Strata-2, didirikan pada tahun 2008. 
Sebagai wujud legalitas dari Fakultas tersebut pada tanggal 2 November tahun 1982 Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia (Mendikbud RI) mengeluarkan surat keputusan tentang pengakuan terhadap Universitas Simalungun.

Sebagai Universitas yang diproyeksikan berkembang, USI harus memiliki kampus sendiri. Untuk itu Radjamin Purba, SH memfasilitasi Universitas Simalungun dengan menyediakan tanah seluas 38 Hektar eks perkebunan Siantar Estate yang terletak di jalan Sisingamangaraja. Dilokasi ini aktivitas Tridarma Perguruan Tinggi dilaksanakan. Sejak awal berdirinya USI adalah tidak terlepas dari dukungan Pemda khususnya Bupati Simalungun, untuk itu Radjamin Purba, SH menulis pesan yang tertulis pada satu plakat “Siapapun menjabat Bupati Simalungun supaya tetap meperjuangkan USI”.
Pada perkembangan selanjutnya secara teknis bahwa Pemda kedua daerah memiliki tanggung jawab dibidang finansial, berupa bantuan pendidikan didalam APBD kedua daerah tingkat II. Sementara itu komitmen masyarakat Siantar - Simalungun harus diwujudnyatakan oleh warga masyarakat di kedua daerah (Populasi Mahasiswa). 
Para cendikiawan, politisi, tokoh masyarakat, serta para pejabat Pemerintah di Daerah Kab.Simalungun dan Kotamadya P.Siantar yang antara lain seperti Radjamin Purba, SH SH, Bupati Kepala daerah Tingkat II Simalungun, Tarif Siregar, Walikota Kepala Daerah Tingkat II Kotamadya Pematangsiantar, Mulia Damanik SH, Ketua Pengadilan Negeri P.Siantar, DR.Mahmud Hamzah dan lain-lain, dengan penuh keberanian dan penuh dedikasi, telah mendirikan USI tersebut, walau hanya dengan bermodalkan keyakinan dan kemauan, dengan satu tujuan pokok mereka, yaitu berusaha membantu Pemerintah dalam program pencerdasan Bangsa Indonesia, melalui Akademika yaitu dengan mendirikan USI.
Para Pendiri adalah putra-putra anutan, yang memiliki jangkauan pandangan jauh kedepan, mempunyai kesadaran tinggi akan wawasan, ditopang lagi yang mereka-mereka adalah orang-orang yang Nasionalis sejati.

Atas dasar itulah para pendiri pada saat mendirikan USI telah mempunyai dan menerapkan satu sistem atau semacam beleid yang sangat serasi, khsusunya di dalam penyusunan kepengurusan yayasan dimana untuk jabatan Ketua Umumnya ditentukan serta ditetapkan adalah, masing-masing Bupati Kepala Daerah Tk II Simalungun dan Wakil Ketua Walikotamadya Pematangsiantar TK II Kotamadya Pematangsiantar dan sama sekali bukan bersifat pribadi melainkan adalah karena jabatannnya. Sistem ini adalah merupakan prinsip yang sangat mendasar bagi para pendiri dan pemikir , dimana mereka menyadari sepenuhnya bahwa pemerintah adalah mitra kerja yang baik dan merupakan patner satu-satunya yang dapat melindungi, menunjang serta mengembangkan ide-ide dari Yayasan dimana kedudukan Kepala Daerah sebagai Administrator Pemerintahan, Pembangunan dan Kemasyarakatan.
Dengan dipertahankannya sistem ini pada tubuh Yayasan USI dimana secara berkesinambungan untuk jabatan ketua umumnya adalah masing-masing Bupati KDH Tk II Simalungun dan Walikota KDH Tk II Kotamadya Pematang Siantar, maka USI  tidak akan ada yang perlu dirisaukan lagi dimana jabatan ketua umum sebagai kedudukan politisnya telah dipegang oleh aparat Pemerintahan, dari berbagai kepentingan baik kepentingan keadministrasian maupun kepentingan penunjang dana dari Pemerintah kepada USI bukan merupakan masalah lagi dan malah sudah dapat dipastikan yang segala-galanya akan berjalan mulus dan langgeng.

Justru itulah maka pada Akte Pendirian Yayasan USI pada pasal 8 ayat 3 ab ditentukan serta ditetapkan : Radjamin Purba, SH, Jabatan Bupati KDH Tk II Simalungun sebagai ketua umum I dan Tarif Siregar jabatan Walikota KDH Tk II Kotamadya P.Siantar sebagai ketua umum II. Dan selanjutnya pada akte pendirian tersebut pada pasal 8 ayat 4 a, disebut : “Anggota pengurus ketua umum I dan II dipilih untuk jangka waktu yang tidak di tentukan“. Kenapa para pendiri tersebut membuat kajian sedemikian, jawabnya sederhana saja, karena mereka harus menyesuaikan masa jabatan dari ketua umum yayasan USI dengan masa jabatan kedua kepala daerah, sedangkan jabatan kepala daerah bukan ditentukan oleh Yayasan USI, melainkan ditentukan oleh peraturan perundang undangan yang di sahkan oleh Pemerintah Pusat.
Untuk mengoptimalkan kinerja dan melengkapi tim manajemen USI, sebagai pelaksana operasional sehari-hari pada priode 1966-1976 selain menetapkan Bupati Simalungun sebagai Ketua Umum I, dan Walikota Madya Kota Pematangsiantar sebagai Ketua Umum II, maka dilengkapilah Yayasan dengan sebutan Ketua Periodik yaitu ; Lodewyk Purba, Jasmen Munthe dan Urbanus Napitu secara bergantian sebagai Ketua Periodik yang di bantu oleh sekretaris Jammanik Saragih dan Herman Saragih serta Bendahara H.F Siregar dan Nurzannah Siregar.
Untuk memahami secara mendalam tentang perkembangan Universitas Simalungun bersama ini diuraikan sebagai berikut :

A.  Kronologis berdirinya Yayasan Universitas Simalungun serta berdirinya Fakultas  sebagai berikut :

No. Tanggal Keterangan
1 18 September 1965    Penandatanganan PIAGAM PERNYATAAN 
2 09 April 1966 Berdirinya Yayasan Universitas Simalungun, dengan diterbitkannya Akte Notaris tanggal 9 April 1966 dengan Akte No. 1
3 10 Februari 1967 Terbitnya Surat Keputusan Izin Pendirian Universitas Simalungun dari Menteri PTIP No.1/B-SWT/67.
4 04 Maret 1967  Secara Resmi Dilaksanakan Perkuliahan Perdana  pada Dua Fakultas yaitu Fakultas Ekonomi dan Fakultas Pertanian.
5 16 Februari 1968 Dilaksanakan Pembukaan Fakultas Hukum sebagai Pengganti Fakultas Kedokteran.
6 20 Mei 1969 Status Terdaftar Diperoleh dari Menteri PTIP dengan nomor SK.175/PT/III-1969.
7 01 Maret 1970 Dilaksanakan Pembukaan Fakultas KIP dengan 4 program studi yaitu : Pend. Bahasa Inggris, Pend. Bahasa Indonesia, Pend. Sejarah, dan Pendidikan Civics Hukum.
8 16 Februari 1976 Untuk memenuhi surat edaran kopertis wilayah I Medan No:340/Pend/KPT/IX/1975 Tanggal 10 September 1975, maka membuka satu Fakultas Eksa yaitu Fakultas Teknik.
9   Berdasarkan SK Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI No.0607/O/1984 dinyatakan  semua Fakultas dilingkungan USI diberikan status terdaftar sebagai program studi S-1.
10. 15 Juli 2008  Berdiri Program Pascasarjana USI dengan Prodi Perencanaan Pembangunan Wilayah dan Perkotaan sesuai dengan SK Dirjendikti No. 2207/D/T/2008 tanggal 15 Juli 2008.

 

Tim Manajemen Yayasan dan Universitas

Pada tahun 1966 hingga 1976 Rektor dan Ketua Umum Yayasan USI dirangkap oleh Radjamin Purba, SH. Sementara itu ketua Periodik yang dijabat secara bergantian oleh : Lodewyk Purba, Jasmen Munthe dan Urbanus Napitu. Radjamin Purba Berakhir jabatannya pada tahun 1972, tetapi beliau tetap sebagai Rektor dan Ketua Umum Yayasan USI hingga tahun 1976. Hal ini dimungkinkan karena sesuai dengan anggaran dasar yayasan USI yang pertama pasal 8 ayat 4a-b dimungkinkan untuk jabatan tersebut. Pada tahun 1977 jabatan Rektor dijabat oleh BF.Silalahi SH sebagai Rektor sementara sebagai Ketua Umum Yayasan karena Radjamin Purba SH Meninggal dunia lowong selama beberapa tahun.
Sejak didirikan pada tanggal 9 April 1966 Yayasan Universitas Simalungun telah berkembang sedemikian rupa. Sejalan dengan hal tersebut kepengurusan Yayasan juga senantiasa diatur dan disempurnakan, sesuai dengan perkembangan dan kebutuhan keahlian yang tepat pada bidang masing-masing. Pergantian-pergantian kepengurusan Yayasan (sampai dengan tahun 1982) didasarkan pada pasal 8 Anggaran Dasar Universitas No. 1 tahun 1966 yang menyebutkan bahwa “Anggota-anggota Pedngurus Ketua Umum I dan Ketua Umum II dipilih untuk waktu yang tidak ditentukan (ayat 4 a), sedangkan Ketua, Sekretaris, Bendahara dan Ketua Seksi Keuangan berhenti sebagai pengurus harian dalam bulan Desember tiap-tiap tahun (ayat 4 b).
Perobahan pengaturan tentang kepengurusan Yayasan terjadi pada tahun 1982 yang menetapkan bahwa pemilihan pengurus diadakan 5 (lima) tahun sekali.
Berikut ini akan diuraikan pergantian dan penyempurnaan Pengurus Yayasan USI sejak tahun 1966 sampai tahun 2015.


a. Periode 1966 – 1968

Ketua Umum  : Kol. Purn. Radjamin Purba, SH
Ketua I    : Mayor Sohor Simarmata
Ketua II       : M.A. Effendy Lubis
Ketua III   : Djariaman Damanik, SH
Sekretaris I   : Patuan Naga Nasution
Sekretaris II   : M. Alfred Saragih
Bendahara   : Rudolf Esar Damanik
Ketua Seksi Keuangan   : Sutrisno

b.  Periode 1969

Ketua Umum  : Kol. Purn. Radjamin Purba, SH
Ketua I    : M.A. Effendy Lubis
Ketua II       : Mayor Sohor Simarmata
Ketua III   : Oberlin Girsang, SH
Sekretaris I   : Patuan Naga Nasution
Sekretaris II   : Mansen Purba, SH
Bendahara   : Rudolf Esar Damanik
Ketua Seksi Keuangan   : Sutrisno

c. Periode 1970

Ketua Umum     : Kol. Purn. Radjamin Purba, SH
Ketua I    : A.J. Purba
Ketua II    : Lodewyik Purba
Ketua III   : St. Nahombang Harahap
Sekretaris I  : Patuan Naga Nasution
Sekretaris II    : Drs. Iden Purba
Bendahara  : Rudolf Esar Damanik
Pembantu Bendahara Bidang Pemasukan Keuangan   1. Timbas Damanik
   2. Bingei
   3. Josep (Jap Kie)

d. Periode 1971

Ketua Umum  : Kolonel Purn. Radjamin Purba, SH
Ketua I  : Lodewyik Purba
Ketua II  : T.H. Hutabarat
Ketua III  : Patuan Naga Nasution
Sekretaris I  : Djamanik Saragih
Sekretaris II  : Drs. Iden Purba
Bendahara I  : Rudolf Esar Damanik
Bendahara II  : St. Nahombang Harahap
Pembantu Bendahara Bid. Pemasukan Keuangan  1. Timbas Manik
   2. Sangim Purba Sidadolok, BA
   3. O.E. Tambunan

e.  Periode 1972

Ketua Umum  : Kolonel Purn. Radjamin Purba, SH
Ketua I  : T. Musa Sinaga
Ketua II     : T.H. Hutabarat
Ketua III   : Lodewyik Purba
Sekretaris I   : Djamanik Saragih
Sekretaris II  : Drs. Iden Purba
Bendahara I     : Rudolf Esar Damanik
Bendahara II   : St. Nahombang Harahap

f. Periode 1973 - 1974

Ketua Umum  : Kolonel Purn. Radjamin Purba, SH
Ketua I  : Sangim Purba Sidadolog, BA
Ketua II     : T.H. Hutabarat
Ketua III   : Lodewyik Purba
Sekretaris I   : Djamanik Saragih
Sekretaris II   : T. Musa Sinaga
Bendahara I     : Rudolf Esar Damanik
Bendahara II   : St. Nahombang Harahap

g. Periode 1975 – 1982

Pada tanggal 28 Desember 1974 Yayasan Universitas Simalungun mengadakan rapat akhir tahun. Pada rapat tersebut, telah terpilih Ketua I (Lodewyik Purba), Ketua II Drs. Jasmen Munthe dan Ketua III (Drs. Urbanus S. Napitu). Disamping itu diputuskan juga bahwa mulai tanggal 1 Januari 1975 akan diberlakukan periodisasi Ketua I, II dan III. Periodisasi ini tertuang dalam Surat Keputusan Yayasan USI No. 1/Y-USI/I/1975 yang membuat periodisasi sebagai berikut :
Ketua I (Januari s/d April 1975), Ketua II (Mei s/d Agustus 1975) dan Ketua III (September s/d Desember 1975) 
Sebagaimana tahun sebelumnya pada tanggal 28 Desember 1975 Yayasan mengadakan rapat akhir tahun. Pada rapat ini diputuskan bahwa Ketua I, II, III hasil rapat tahun lalu menjadi masing-masing sebagai Ketua II, III dan IV, sedangkan B.F. Silalahi, SH menjadi Ketua I dan Kolonel Purn. Radjamin Purba, SH sebagai Ketua Umum. Pada surat Ketua Umum Yayasan USI (Kolonel Purn. Radjamin Purba, SH) No. 3/Y-USI-1-1976) menugaskan ketiga Ketua tersebut diatas dalam masa berakhirnya pimpinan (Desember) diharuskan mengadakan laporan singkat kepada Ketua I dan Ketua Umum untuk diketahui perkembangannya.
Berhubung dengan meninggalnya Ketua Umum (Kolonel Purn. Radjamin Purba, SH) tanggal 16-2-1977, maka oleh Yayasan USi dalam rapatnya tanggal 26-2-1977 menentukan “sebelum diadakan pemilihan Ketua Umum yang baru, maka tugas Ketua Umum dilaksanakan oleh Ketua Periodik, apakala dirasa perlu maka Ketua Periodiklah yang memusyawarahkannya dengan ketua-ketua lainnya, kemudian dilaporkan pada rapat Pleno berikutnya.
Demikian juga dengan meninggalnya Rudol Esar Damanik, Bendahara I Yayasan USI, maka menunggu pemilihan Bendahara yang baru diputuskan kedudukan Bendahara dirangkap oleh Bendahara II (Haji Hasan Sutan Nahombang Harahap) dengan pembantunya Manzur Damanik sesuai dengan keputusan rapat Yayasan USI sampai tahun 1982 berdasarkan rapat Yayasan Universitas Simalungun 19-1-1977 yang kemudian perubahan dalam rapat 26-2-1977 dan 15 April 1977 adalah sebagai berikut :

Ketua Umum  : Kolonel (Purn.) Radjamin Purba, SH
Ketua I  : Lodewyik Purba
Ketua II     : Drs. Jasmen Munthe
Ketua III   : Drs. Urbanus S. Napitu
Sekretaris I   : Djamanik Saragih
Sekretaris II   : Herman Saragih
Bendahara I     : Rudolf Esar Damanik
Bendahara II   : Haji Hasan Sutan Nahombang Harahap
Anggota   1. Drs. Jahuria Girsang
    2. Drs. Maknur Sinaga
    3. Firman Damanik

h. Periode 1982 – 1987 (Akta Notaris SM. Sinaga)

Ketua Umum  : Kolonel (Purn.) Radjamin Purba, SH
Ketua I  : Lodewyik Purba
Ketua II     : Drs. Jasmen Munthe
Ketua III   : Drs. Urbanus S. Napitu
Sekretaris I   : Djamanik Saragih
Sekretaris II   : Herman Saragih
Bendahara I     : Manzur Damanik
Bendahara II   : Nurzana Siregar, BA
Anggota    1. Drs. Jahuria Girsang
     2. Drs. Maknur Sinaga
     3. Firman Damanik
     4. H. Hasan Sutan Nahombang Harahap
     5. Ibu Kencana Radjamin Purba, SH

i.  Periode 1987 – 1992 sesuai dengan Akte Notaris.

Ketua Umum  : Kolonel (Purn.) Johan Pandapotan Silitonga
Ketua I  : Lodewyik Purba
Ketua II     : Drs. Jasmen Munthe
Ketua III   : Drs. Urbanus S. Napitu
Sekretaris I   : Djamanik Saragih
Sekretaris II   : Herman Saragih
Bendahara I     : Manzur Damanik
Bendahara II   : Nurzana Siregar, BA
Anggota    1. Drs. Maknur Sinaga
     2. Ibu Kencana Radjamin Purba, SH

j.  Periode 1990 – 1995 

Ketua Umum  : Bupati KDH Tkt. II Simalungun (ex-officio)
Wakil Ketua Umum  : Johan Pandapotan Silitonga
Ketua I  : Lodewyik Purba
Ketua II     : Drs. Jasmen Munthe
Ketua III   : Drs. Timmy Poltak Damanik
Ketua IV  : Ir. Rusman Purba
Sekretaris I   : Drs. Urbanus Saragi Napitu
Sekretaris II   : Djamanik Saragih
Bendahara I     : Manzur Damanik
Bendahara II   : Nurzana Siregar, BA
Anggota    1. Drs. Maknur Sinaga
     2. Ibu Kencana Radjamin Purba, SH

Dalam akte ini juga diangkat BADAN PENGAWAS periode 1990 – 1995, yang terdiri dari :
1.    Drs.  Cosmas Batubara
2.    Brigjend. (Purn.) TS.Marjans Saragih
3.    Brigjend. (Purn.) Lahi Raja Munthe
4.    Drs H. Zulkifli Harahap
5.    Kol.(Purn.)  Janner Jalusin Girsang

Selanjutnya bahwa dalam akte ini juga diangkat DEWAN PENYANTUN untuk masa bakti 1990-1995, dengan personilnya :
1.    Prof. Dr. Ir. Rudolf Sinaga M.Sc
2.    Prof. Dr. Sutan Manahara Hutagalung
3.    Ir. Bungaran Saragih M.Sc., Ph.D
4.    Dr. Med. Polentyno Girsang
5.    Prof. Dr. Henry Guntur Tarigan
6.    Pdt. Armencius Munthe, M.Th
7.    Karel Sembiring Depari
8.    Dja Sarlim Sinaga

k. Periode 1995 - 2000

Ketua Umum  : Drs. Djabanten Damanik, Bupati KDH.Tk.II Simalungun (ex-officio)
Ketua I  : Lodewyik Purba 
Ketua II     : Drs. Timmy Poltak Damanik
Sekretaris I   : Drs. Urbanus Saragi Napitu
Bendahara I     : Manzur Damanik
Bendahara II   : Nurzana Siregar, BA
Anggota   1. Drs. Maknur Sinaga
    2. Ir. Alimin Sipayung
    3. Nyonya Kencana

Didalam akte ini juga ditetapkan pengangkatan Badan Pelaksana Harian masa bakti masa bakti 1995-1999, dengan personil yaitu :

Ketua : 1. Lodewyik Poerba
    2. Drs. Timmy Poltak Damanik
Sekretaris : Drs. Urbanus Saragi Napitu
Bendahara : Dr. Nurzanna Siregar

l.  Periode Tahun 2000. Bahwa tanggal 5 Mei 2000 telah dilakukan revisi bentuk susunan Dewan Pengurus Yayasan yang tertuang dalam Akte Notaris dengan Personil :

BADAN PENYELENGGARA :  

Ketua Merangkap Anggota  : Drs. Djabanten Damanik, Bupati KDH.Tk.II Simalungun (ex-officio)
Wakil Ketua Merangkap Anggota   : Drs. Marim Purba, Walikota KDH Tk.II Pematangsiantar (ex-officio)
Sekretaris Merangkap Anggota  : Ir. Jonner Purba, MP
Wakil Sekretaris Merangka Anggota  : Ir. Rusman Saragih
Bendahara Merangkap Anggota     : Drs. Sariaman Saragih
Wkl. Bendahara Merangkap Anggota   : Tuahman Sipayung, SE., M.Si
Anggota  1. Drs. Syahmidun Saragih, Ketua DPRD Tk.II Simalungun (ex-officio)
   2. Bagian Sitopu, Ketua DPRD Tk.II Pematangsiantar (ex-officio)
   3. Dr. Med. Polentyno Girsang, Sp.B
   4. Drs. Edison Purba
   5. Drs. Laden Damanik

BADAN PELAKSANA HARIAN terdiri dari :

Ketua : Ir. Alimin Sipayung
Sekretaris : Jan Rusman Purba, SH
Bendahara : Drs. Sariahman Saragih
Anggota : 1. Ir. Bonifasius Sipayung, M.Sc
    2. Drs. Jalel Saragih

m.   Periode 2001-2006, berdasarkan Akte Notaris Henry Sinaga, SH nomor 1 tgl. 2 Juli 2001.

BADAN PENYELENGGARA 2001-2006 :

Ketua   : Dr. Med. dr. Polentyno Girsang, Sp.BD(K), MHA, MBA
Wakil Ketua   : Drs. Djabanten Damanik
Sekretaris   : Ir. Rusman Saragih
Wakil Sekretaris   : Januarison Saragih, SH., MH
Bendahara   : Drs. Sariaman Saragih
Wkl. Bendahara    : Tuahman Sipayung, SE., M.Si
Anggota  1. Drs. Syahmidun Saragih
   2. Bagian Sitopu
   3. Drs. Edison Purba
   4. Sangim Purba Sidadolog
   5. Dr. Darwan Purba
   6. Nyonya Kencana Radjamin Purba
   7. Drs. Saridin Purba

      
BADAN PELAKSANA HARIAN (2001-2005) terdiri dari :

Ketua Ir. Alimin Sipayung
Sekretaris Jan Rusman Purba, SH
Bendahara Drs. Sariahman Saragih
Anggota : 1. Ir. Bonifasius Sipayung, M.Sc
    2. Drs. Jalel Saragih

n.  Periode 2007-2012, berdasarkan Akte Robert Tampubolon,SH, Nomor 37 tgl. 19 Juni 2007.

PEMBINA YAYASAN USI :
1.    Dr. Syamsudin Manan Sinaga,SH., MH.
2.    Dr. Med. dr. Polentyno Girsang, Sp.B. KBD.
3.    Parlindungan Purba, SH., MM.
4.    Kol. Ir. Budy Raja Purba.
5.    Marja Raja Hasiholan Purba, SH
6.    Ir. Washington Sipayung, MM
7.    Pdt. Parningotan Viktor Pandapotan Haloho, S.Th. MBA.
8.    DR (HC)  Minten Saragih.
    
PENGAWAS :
1. Drs. H.  Maknur Sinaga

PENGURUS Y-USI 

Ketua  : Drs. H. Laden Damanik
Sekretaris : Ir. Rusman Saragih
Bendahara : Drs.Saridin Siboro 

Selanjutnya bahwa pada tahun 2007, berdasarkan Akta Notaris Robert Tampubolon,SH, nomor 10, tanggal 10 Nopember 2007, telah terjadi perubahan dalam personil Anggota Pembina Yayasan USI, sehingga sebagai berikut :

PEMBINA YAYASAN USI :
1.    Dr. Syamsudin Manan Sinaga,SH,, MH
2.    Dr. Med. dr. Polentyno Girsang, Sp.B., KBD
3.    Parlindungan Purba, SH., MM
4.    Kol. Ir. Budy Raja Purba
5.    Marja Raja Hasiholan Purba, SH
6.    Ir.  Washington Sipayung, MM
7.    Pdt.Parningotan Viktor Pandapotan Haloho, S.Th., MBA
8.    DR. (HC)  Minten Saragih
9.    Drs T.Zulkarnain Damanik, MM

PENGURUS Y-USI :
Telah terjadi lagi pergantian Pengurus Yayasan USI, yaitu untuk periode 2010-2015 dengan susunan :

Ketua  : Masdin Saragih, SH,MH 
Sekretaris : Dra. Agustina Herawaty Girsang
Bendahara : Lerman Saragih, SH

PENGAWAS Y-USI :

Ketua  : Drs. Maknur Sinaga 
Sekretaris : Drs. Karmidin C. Sinaga
Bendahara : Erdiaman Purba, SE  

PENGURUS Y-USI

Berdasarkan Akta Notaris NANI ROSITA SARAGIH, SH,M.Kn, Nomor 218, tanggal 11 Maret 2013, telah dicatat pengurus Y-USI adalah :

Ketua Pelaksana : Drs Karmidin C. Sinaga
Sekretaris Pelaksana : Jenriswandi Damanik, SH., MH
Bendahara : Lerman Saragih, SH 

Berdasarkan Akta Notaris NANI ROSITA SARAGIH, SH,M.Kn, nomor 739, tanggal 31 Mei 2013, telah dicatat pengurus Y-USI adalah :

PENGURUS :

Ketua  : Sangap Berliana Damanik, SH
Sekretaris : Marulam MT. Simarmata, SP., M.Si
Bendahara : Lerman Saragih, SH  

PENGAWAS    :

Ketua  : Drs. Karmidin Sinaga
Sekretaris : Drs.Rikanson Jutamardi Purba
Bendahara : St. Jarmen Purba, SH

Perubahan dikepengurusan terjadi lagi dan sesuai dengan Akta Notaris ESTER DINA SINAGA,S.H., disebutkan dalam Salinan Akta “Pernyataan Keputusan Rapat” nomor 34, tanggal 17 Juli 2014, terdapat :

PENGURUS YAYASAN USI :

Ketua  : Drs. Salmon Sinaga 
Sekretaris : Ir. Amsar Saragih, MM
Bendahara : Alex Muden Saragih, SH

 

TIM MANAJEMEN DI LINGKUNGAN UNIVERSITAS SIMALUNGUN 

Penataan Manajemen Kelembagaan

Untuk menampung semua tugas dan fungsi Universitas sebagai pusat pengelolaan, maka personil serta struktur organisasinya berkembang sejalan dengan kebutuhan dan kemampuan yang dimiliki.
Penataan manajemen Kelembagaan Universitas pada awalnya berlandaskan kepada UU No. 22 tahun 1961. Sesudah PP No. 5 tahun 1980 tentang struktur organisasi Universitas Negeri yang diberlakukan terhadap Perguruan Tinggi Swasta melalui Surat Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia No. 0192/1985 maka Universitas Simalungun terus memperbaiki kelembagaannya sesuai dengan peraturan diatas.
Pada bulan Nopember 1987 dalam rangka penataan kelembagaan telah dilakukan reorganisasi besar-besaran. Reorganisasi ini dimaksudkan untuk menyesuaikan struktur organisasi Universitas kepada SK Mendikbud No. 0192/1985 serta menempatkan dosen-dosen tetap untuk menduduki Jabatan Fungsionaris. Hal ini dituangkan dalam SK Yayasan Universitas Simalungun No. 1497/I Y-USI/1987. Disamping itu untuk mendukung Surat Keputusan Yayasan ini Rektorium telah mengeluarkan Surat Keputusan No. 026/D.06/USI/1988 yang mengatur tentang perincian kerja (Job Description) setiap unit di lingkungan Universitas Simalungun

PIMPINAN UNIVERSITAS SIMALUNGUN

Periode1966 – 1969
Rektor  :  Ko. Radjamin Purba, SH
Sekretaris :  Drs. T. Poltak Damanik
Periode 1970
Rektor  :  Kol. Radjamin Purba, SH
Kuasa Rektor I :  Dr. Phil. S.M. Hutagalung
Kuasa Rektor II :  A. Djalil, SH
Sekretaris :  Drs. T. Poltak Damanik
Pembantu Sekretaris :  Nn. Nurkatidjah, SH
Periode 1971
Rektor  :  Kol. Radjamin Purba, SH
Kuasa Rektor I :  Dr. Phil. S.M. Hutagalung
Kuasa Rektor II :  A. Djalil, SH
Sekretaris :  Drs. T. Poltak Damanik
Pembantu Sekretaris :  Firman Damanik
Periode 1972
Rektor  :  Kol. Radjamin Purba, SH
Kuasa Rektor I :  Dr. Phil. S.M. Hutagalung
Kuasa Rektor II :  Paiaman Lumbantobing, SH
Sekretaris :  Drs. T. Poltak Damanik
Pembantu Sekretaris :  Firman Damanik
Periode 1975
Rektor  :  Kol. Radjamin Purba, SH
Kuasa Rektor I :  Adham Syam, SH
Kuasa Rektor II :  Paiaman Lumbantobing, SH
Kuasa Rektor III :  Drs. Urich Damanik
Kuasa Rektor IV :  Drs. Porman Damanik
Sekretaris :  Drs. T. Poltak Damanik
Pembantu Sekretaris :  Drs. Elisman Saragih
Biro Research :  Drs. M. Sirait
Periode 1976 - 1983
Rektor  :  Letkol. B.F. Silalahi, SH
Pembantu Rektor I :  Drs. J.L. Sinaga
Pembantu Rektor II :  Drs. Mahadi Saragih
Pembantu Rektor III :  Drs. Jomen Purba
Periode 1983 - 1988
Rektor  :  Djariaman Damanik, SH
Pembantu Rektor I :  Drs. J.L. Sinaga  (1983-1985)
  :  Drs. Elisman Saragi (1985-1986)
  :  Drs. Aleman Mangara Gultom (1986-1987)
  :  Ir. Jannerson Girsang (1987-1988)
Pembantu  Rektor II :  Drs. T. Poltak Damanik (1983-1987)
  :  Drs. Djutaman Purba (1987-1988)
Pembantu  Rektor III :  Drs. Jomen Purba (1983-1988)
Periode 1 Februari 1988 - 1 September 1989
Pjs. Rektor  :  Ir. Jannerson Girsang
Pembantu Rektor I :  Ir. Jannerson Girsang
Pembantu Rektor II :  Drs. Djutam Purba
Pembantu Rektor III :  Drs. Jomen Purba
Periode 1 September 1989 sampai 1991
Rektor  :  Drs. Urbanus S. Napitu
Pembantu Rektor I :  Drs. Marben Sinaga
Pembantu Rektor II :  Drs. Djutam Purba
Pembantu Rektor III :  Drs. Jomen Purba
Periode 1991 - 1995
Rektor  :  Brigjen. Pol. (Purn). Muller Damanik, SH
Pembantu Rektor I :  Dr. Ir. Sengly J. Damanik, M.Sc
Pembantu Rektor II :  Muller Damanik, SH
Pembantu Rektor III :  Dr. Sc. Diplo. Ing. Agr. R. Kamrol Damanik
Periode 1995 - 1996
Rektor  :  Drs. Timmy Poltak Damanik
Pembantu Rektor I :  Dr. Ir. Sengly J. Damanik, M.Sc
Pembantu Rektor II :  -
Pembantu Rektor III :  Dr. Sc. Diplo. Ing. Agr. R. Kamrol Damanik
Periode 9 Mei 1996 - 2000
Rektor  :  Prof. Dr. Ir. Sengly J. Damanik, M.Sc
Pembantu Rektor I :  Drs. Firman Sitepu, M.Si
Pembantu Rektor II :  Ir. Jonner Purba, MP
Pembantu Rektor III :  Drs. Jarain Purba
Periode  2001 - 2003
Rektor  :  Prof. Dr. Ir. Sengly J. Damanik, M.Sc
Pembantu Rektor I :  Ir. Jonner Purba, MP
Pembantu Rektor II :  Drs. Ulung Napitu, M.Si
Pembantu Rektor III :  Masdin Saragih, SH
Periode  2001 - 2003
Pj. Rektor  :  Ir. Jasman Purba, MP
Pembantu Rektor I :  Ir. Jonner Purba, MP
Pembantu Rektor II :  Drs. Ulung Napitu, M.Si
Pembantu Rektor III :  Ir. Warlinson Girsang, MP
Periode  2004 - 2008
Rektor  :  Drs. Ulung Napitu, M.Si
Pembantu Rektor I :  Ir. Jonner Purba, MP
Pembantu Rektor II :  Drs. Hisarma Saragih, M.Hum
Pembantu Rektor III :  Tuahman Sipayung, SE., M.Si
Periode  2008 - 2012
Rektor  :  Drs. Ulung Napitu, M.Si
Pembantu Rektor I :  Drs. Hisarma Saragih, M.Hum
Pembantu Rektor II :  Ir. Jonner Purba, MP
Pembantu Rektor III :  Rahamen Saragih, SH., MH
Periode  2012 - 2014
Rektor  :  Drs. Hisarma Saragih, M.Hum
Pembantu Rektor I :  Drs. Marlan, M.Si
Pembantu Rektor II :  Drs. Anggiat Sinurat, M.Si
Pembantu Rektor III :  Rahamen Saragih, SH., MH
  :  Pasu Malau, SH., MH
Periode  2014 - 2018
Rektor  :  Prof. Dr. Marihot Manullang
Wakil Rektor I :  Drs. Marlan, M.Si
Wakil Rektor II :  Pasu Malau, SH., MH
Wakil Rektor III :  Dra. Corry Purba, M.Si

PIMPINAN FAKULTAS : 

D E  K A N
FAKULTAS EKONOMI
1.   Drs. Porman Damanik :  1967 – 1970
2.   Drs. Porman Damanik  :  1970 – 1979
3.   Drs. Iden Purba  :  1979 – 1990
4.   Drs. Mahadi Saragih :  1991 – 1995
5.   Drs.  A. Mangara Gultom :  1996 – 1997
6.   Tuahman Sipayung, SE., M.Si :  1998 – 2001
7.   Tuahman Sipayung, SE., M.Si :  2002 – 2005
8.   Elidawaty Purba, SE., M.Si :  2005 – 2009
9.   Rosita M. Girsang, SE., MM :  2010 – 2013
10. Elidawaty Purba, SE., M.Si :  2013 – 2014
11. Elidawaty Purba, SE., M.Si :  2014 – 2018
D E  K A N
FAKULTAS PERTANIAN
1.   Ir. Kiswito Sutedjo :  1967 – 1969
2.   Ir. Y.R. Lubis :  1969 – 1971
3.   Ir. Lorth Kaban :  1971 – 1973
4.   Ir. Porman Girsang :  Jan - April 1973
5.   Ir. Bob Tampubolon :  1973 – 1975
6.   Ir. Charles Hutauruk :  Jan- April 1975
7.   Ir. B.B. Gultom :  April 1975 – 1979
8.   Ir. Hendrik Munthe :  1979 – 1983
9.   Ir. Alimin Sipayung :  1983 – 1988
10. Ir. Alimin Sipayung :  1988 – 1991
11. Ir. M. Madjid Damanik, M.Sc :  1991 – 1994
12. Ir. Piteraman Purba :  1994 - 1998
13. Ir. Warlinson Girsang, MP :  1999 - 2001
14. Ir. Bonar Dabukke :  2002 - 2005
15. Ir. Rosmadelina Purba, MP :  2006 - 2009
16. Ir. Rosmadelina Purba, MP ;  2009 - 2013
17. Ir. Warlinson Girsang, MP :  2014 - 2018
D E  K A N
FAKULTAS HUKUM
1.   Mansen Purba, SH :   1968 – 1969
2.   Adham Syam, SH :   1970 – 1974
3.   Jhonny Hutagalung, SH :   1969 – 1970
4.   Sekiben Saragih, SH :   1974  - 1991